top of page

Variasi Jenis-Jenis Generator dan Fungsinya!

Mungkin Anda sudah tidak asing dengan alat yang bernama generator, generator merupakan alat yang dapat memproduksi energi listrik yang berasal dari energi mekanik. Hal ini membuat generator sering digunakan dalam bangunan yang membutuhkan sumber listrik konstan.


Generator memiliki fungsi penting sebagai sumber pengganti listrik, biasanya Anda dapat menemui alat ini di berberapa tempat seperti hotel, rumah sakit, pabrik, bandara, mall, dan lain-lain.


Generator memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, alat ini membantu menjaga kelancaran operasional usaha dan keperluan sehari-hari. Terutama pada pabrik yang bergerak dibidang pengolahan atau produksi.


Untuk memahami tentang komponen dan jenis-jenis generator, simak artikel berikut ini!

Variasi Jenis-Jenis Generator dan Fungsinya!

Key Takeaways:

  • Generator set atau genset terdapat beberapa jenis seperti, generator AC, generator bensin, generator diesel, dan lain-lain.

  • Cara kerja generator yaitu dengan mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. pada dasarnya energi mekanis lah yang menjadi pemasok muatan energi listrik.

  • Generator memiliki fungsi sebagai alat pengganti energi listrik, sehingga penting untuk kehidupan sehari-hari terutama bagi mereka yang bergerak dibidang bisnis


Generator Set atau Sering Disebut Genset

Generator set atau genset adalah alat yang berguna untuk mengkonversi energi mekanik menjadi energi lsitrik. Genset ini sebenarnya adalah sebuah mesin yang dapat merubah energi gerak ke dalam energi listrik atau sebuah mesin yang menghasilkan listrik.


Pada dasarnya energi mekanik lah yang memproduksi energi listrik, sehingga generator dapat menjadi sumber listrik konstan. 


Sumber energi gerak yang didapatkan umumnya beragam. Seperti halnya menggunakan tenaga angin, air, maupun uap.


Jadi genset atau generator adalah sebuah mesin yang merupakan sebuah perpaduan antara pembangit listrik dengan penggerak. Perpaduan keduanya menjadi satu kesatuan yang dapat menghasilkan tenaga listrik.


Prinsip kerja dari generator adalah arus bolak-balik yang bergantung pada induksi elektromagnetik. Jumlah kutub arus bolak-balik sendiri akan bergantung dari kecepatan rotor serta frekuensi dari GGL yang dibangkitkan.


Ketika rotor atau penggerak mula diputar, maka kutub-kutub rotor tersebut akan berputar secara otomatis. Jika kumparan kutub disuplai oleh tegangan searah, maka pada permukaan kutub akan timbul medan magnet yang berputar.


Hingga akhirnya, gerakan tersebut akan menciptakan tegangan di antara kabel dan penghantar listrik. Tegangan tersebutlah yang akan membuat listrik mengalir dan menghasilkan arus listrik.


Untuk merubah gerakan menjadi listrik ini maka generator pembangkit listrik memerlukan energi atau daya dari berbagai sumber. sebuah listrik atau genset akan merubah energi gerak yang bersumber dari bahan bakar diesel atau bensin.



Jenis-Jenis Generator atau Genset

Jenis-Jenis Generator atau Genset

Pada dasarnya generator atau genset yang sering ditemui di kehidupan sehari-hari adalah jenis generator AC dan generator DC. Namun ternyata masih banyak jenis yang mungkin jarang Anda temui, berikut jenis-jenis generator:


1. Generator AC

Generator AC yang merupakan kependekan dari alternating current. Genset jenis ini biasanya digunakan untuk menghasilkan arus listrik bolak balik.Cara kerjanya dengan putaran koil di dalam medan magnet menghasilkan GGL (emf) di kedua sisi koil. 


Oleh karena komponen kecepatan yang tegak lurus medan magnet berubah secara sinusoidal terhadap putarannya, tegangan yang dihasilkan adalah tegangan bolak-balik AC.


Input energi mekanik pemutar koil pada generator dapat diperoleh dari turbin yang putaran manual tangan.


Tegangan yang diperoleh pada output generator dapat berfungsi sebagai peenggerak motor listrik, dengan cara mengubah energi listrik menjadi energi mekanik.


Saat berputar, motor listrik menghasilkan GGL induksi balik. Dengan demikian, sebuah motor AC dapat juga berfungsi sebagai generator AC alternator. 


2. Generator DC

Generator DC yang merupakan kependekan dari direct Current, generator ini dalam penggunaannya menghasilkan arus listrik yang searah.


Generator jenis ini dibagi menjadi dua, yang pertama memiliki magnet yang dapat berputar didalam sekumpulan koil. Yang kedua memiliki koil yang dapat berputar diantara sekumpulan magnet.


Motor DC dapat juga berfungsi sebagai generator karena dapat menghasilkan GGL induksi balik (back emf).


Ketika terjadi perubahan medan magnet di dekat seutas kawat, akan muncull arus listrik didalam kawat. Dengan demikian ketika armatur berputar, medan magnet yang mengenal koil berubah dan menghasilkan listrik didalamnya.


3. Generator Genset

Jenis genset berikutnya adalah generator bensin. Jenis genset ini paling banyak ditemui dalam aktivitas sehari hari dengan menggunakan bahan bakar bensin. Biasanya genset ini mempunyai kapasitas maksimal hanya 10.00 watt.


Mesin genset dengan jenis berbahan bakar bensin mampu menghasilkan daya listrik yang cukup besar dan suara yang dihasilkannya juga tidak terlalu ribut. Biasanya kapasitas genset jenis ini bekisar sekitar rata-rata 1000 sampai 10.000 watt. Genset ini memiliki ukuran yang tidak terlalu besar dan mudah dalam instalasinya sehingga biasanya genset jenis ini mudah di bawa kemana dan juga tidak membutuhkan biaya perawatan.



Apa Saja Komponen Penting yang Ada Di dalam Sebuah Generator?

Apa Saja Komponen Penting yang Ada Di dalam Sebuah Generator?

Generator memiliki komponen-komponen yang tersusun secara rapi di dalamnya, komponen ini memiliki fungsi yang berbeda-beda. Berikut komponen-komponen yang ada dalam generator:


1. Mesin

Mesin adalah komponen penting pada genset karena mempunyai peran ebagai penggerak agar generator dapat beroperasi. Tanpa komponen yang satu ini maka genset tidak dapat berfungsi dengan baik.


2. Alternator

Komponen yang kedua di dalam generator adalah Alternator. Komponen ini mempunyai fungsi untuk menghasilkan output listrik yang akan dialirkan oleh mesin. Bagian Alternator terdiri dari 2 komponen yaitu Sator dan juga Rotor.


Sator merupakan komponen diam yang tidak bergerak, di dalamnya mempunyai kumparan kawat yang dapat memotong medan magnet pada saat genset sedang berputar.


Sedangkan Rotor merupakan bagian komponen yang bergerak, gerakannya akan menghasilkan medan magnet. Gerakan rotor terdiri dari tiga cara yaitu induksi, dengan magnet permanen dan dengan exciter.


3. Rangka Stator

Rangka stator di buat dari besi tuang yang berperan sebagai rumah dari bagian-bagian generator yang lain.


4. Slip Ring atau Cincin Geser

Slip ring atau cincin geser terbuat dari bahan kuningan atau tembaga yang di pasang pada poros dengan memakai bahan isolasi. Slip ring ini berputar bersammaan dengan poros dan rotor.



Fungsi Generator atau Genset

Generator memiliki peran yang penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi orang-orang yang memiliki bisnis. Generator dapat menjadi pengganti energi listrik, jika keadaan darurat seperti bencana alam. Berikut fungsi generator untuk kehidupan sehari-hari:


1. Sumber Penghasil Tenaga Listrik

Fungsi generator dalam kehidupan sehari hari adalah sebagai sumber penghasil tenaga listrik konstan yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Diantaranya untuk menjalankan mesin, penerangan dan yang lainnya.


2. Penggunaan Di Sektor Industri

Generator sering digunakan dalam berbagai sektor industri untuk menjalankan mesin-mesin produksi, menerangi area pabrik, dan mendukung berbagai proses manufaktur, terutama saat terjadi pemadaman listrik.


Pasokan listrik yang memedai dapat mencegah gangguan yang dapat menyebabkan kerugian finansial dan berdampak negatif pada proses produksi.


Dalam situasi pemadaman listrik yang diluar dugaan, generator muncul sebagai solusi darurat untuk kelancaran produksi dan operasional terus berjalan tanpa hambatan.


3. Penggunaan di Lokasi Terpencil

Dalam wilayah yang terpencil atau lokasi yang sulit dijangkau oleh jaringan listrik utama, generator memiliki peran yang vital. Terciptanya generator menjadi solusi praktis dalam mengatasi kendala pasokan listrik di daerah-daerah yang jauh dari infrastruktur listrik konvensional. 


Generator mampu menghasilkan listrik di tempat-tempat yang terpencil menggunakan bahan bakar. Kondisi ini sering terjadi di wilayah pedesaan atau lokasi-lokasi terpencil di mana pemasangan kabel listrik sulit diimplementasikan.


Dari artikel diatas, kini Anda telah mengetahui tentang jenis-jenis generator yang ternyata memiliki beragam variasi. Untuk membantu berjalannya proses operasionalisasi, Anda tidak hanya perlu mempersiapkan alat pengganti listrik melainkan perlu juga memenuhi sarana transportasi operasional yang baik. Salah satunya dengan menggunakan forklift sebagai alat pengangkut barang.


Forklift adalah alat bantu yang cocok untuk Anda yang ingin mengelola inventaris secara terstruktur dan cepat. Dengan mendengar kebutuhan para pengusaha, Ashe Forklift hadir menjadi solusi terpercaya dengan menawarkan jasa penyewaan forklift dengan berbagai ukuran.Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat mengunjungi website Ashe Forklift dan mendapat tawaran yang menarik.



1 tampilan

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


Commenting has been turned off.
Post: Blog2_Post
bottom of page