top of page

Ketahui Jenis Gudang Besar untuk Penyimpanan Barang Anda!

Gudang biasanya memiliki area yang cukup besar karena umumnya digunakan sebagai tempat penyimpanan oleh perusahaan dagang. Perusahaan yang sering melakukan aktivitas pembongkaran truk biasanya memiliki gudang besar, agar aktivitas tersebut berjalan dengan lancar. 


Gudang adalah fasilitas yang memiliki peran penting dalam dunia logistik, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Jika Anda seorang pebisnis logistik, pastinya Anda akan membutuhkan gudang besar sebagai tempat penyimpanan produk. Namun, sebenarnya jenis gudang seperti apa yang cocok untuk usaha Anda?  Untuk itu, Anda perlu mengetahui jenis-jenis gudang supaya bisa menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.


Pada kesempatan ini, kami akan membahas mengenai jenis-jenis gudang besar yang bisa Anda pakai sebagai tempat penyimpanan produk.

Ketahui Jenis Gudang Besar untuk Penyimpanan Barang Anda!

Key Takeaways:

  • Gudang adalah sebuah bangunan yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan barang-barang.

  • Gudang memiliki peran penting dalam jalannya suatu sistem operasional dalam suatu perusahaan.

  • Perusahaan memerlukan gudang dengan alasan berikut, yaitu sebagai tempat konsolidasi, sebagai pusat distribusi, dan untuk memecah volume barang agar mudah didistribusikan kepada pelanggan.

  • Jenis-jenis gudang sangatlah beragam yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan, antara lain seperti gudang pribadi, gudang umum, gudang climate controlled, guang otomatis, gudang pusat distribusi, gudang tempat penyimpanan bahan baku, dan sebagainya.


Apa yang Dimaksud dengan Gudang?

Dilansir dari Harmony, gudang adalah sebuah bangunan yang digunakan untuk penyimpanan barang-barang. Dalam berlangsungnya sebuah bisnis, adanya gudang sangat membantu sistem operasional bisnis tersebut. Tidak hanya sebagai tempat penyimpanan, gudang juga bisa digunakan sebagai tempat menyortir, mengolah, dan membungkus barang-barang yang akan dijual maupun yang siap dikirim.


Setelah melalui proses produksi, barang harus disimpan terlebih dahulu sebelum akhirnya disalurkan kepada pembeli. Pada situasi tersebut gudang penyimpanan sangat berfungsi karena biasanya siklus produksi dan konsumsi terjadi di waktu yang berbeda. Terdapat beberapa produk yang diproduksi secara musiman, sementara permintaan dari konsumen berjalan terus menerus. Oleh karena itu, perusahaan harus memutuskan seberapa besar ukuran gudang agar bisa menyimpan produk musiman tersebut.


Gudang dan Pergudangan, Sama atau Beda?

Istilah keduanya memang hampir mirip, namun maknanya berbeda. Menurut ABC Express, gudang adalah bangunan yang digunakan untuk menyimpan barang oleh para produsen, importir, eksportir, grosir, dan bisnis transportasi. Gudang hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan saja.


Sedangkan pergudangan adalah proses menyimpan barang fisik atau persediaan di gudang sebelum dijual atau didistribusikan kepada konsumen. Gampangnya, pergudangan ini menggambarkan fasilitas yang melayani tujuan menyimpan barang. Mulai dari menyimpan barang yang datang secara terorganisir, penyortiran barang, mengelola inventory secara efisien, hingga mengirimkan pesanan ke pelanggan secara tepat waktu.


Pentingnya Gudang dalam Suatu Perusahaan

Dari pengertian gudang sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa gudang memainkan peran penting dalam sistem operasional suatu perusahaan. Dikutip dari Inbound Logistics, dengan adanya gudang untuk menyimpan persediaan barang, maka perusahaan dapat mengoptimalkan proses logistik dan dapat memastikan pengiriman produk kepada pelanggan dengan tepat waktu. 


Selain sebagai tempat penyimpanan, gudang juga berfungsi untuk memastikan keamanan aset dan inventaris berharga dengan meletakkannya di kondisi ruang yang sesuai, misalnya untuk penempatan barang-barang sensitif di suhu tertentu. Melalui perencanaan dan organisasi gudang yang tepat serta penggunaan teknologi yang efektif, perusahaan dapat mencapai sistem operasional yang lebih cepat dan efisien. 



Mengapa Perusahaan Perlu Gudang?

Berdasarkan Tirto.id terdapat beberapa alasan mengapa perusahaan memerlukan gudang untuk mendukung jalannya usaha. Berikut adalah beberapa alasannya:


1. Sebagai Terminal Konsolidasi

Gudang besar berperan sebagai tempat perkumpulan dari berbagai jenis produk dari pabrik yang berbeda-beda. Dari gudang tersebut, produk yang terkumpul kemudian akan didistribusikan ke konsumen secara bersamaan. Lalu, mengapa perusahaan memerlukan gudang sebagai terminal konsolidasi? Dengan adanya gudang besar yang menjadi titik temu dari beragam produk, maka akan memudahkan sistem distribusi produk ke pelanggan karena sudah berada di tempat yang sama, sehingga bisa mengirimkan produk secara lebih cepat ke pelanggan.


2. Sebagai Pusat Distribusi

Gudang dapat dijadikan pusat pengumpulan barang jadi sebelum dikirimkan ke pelanggan. Misalnya, Anda memiliki lima pabrik produksi di lokasi yang berbeda-beda. Agar lebih efisien, maka Anda bisa membangun atau menyewa gedung besar untuk dijadikan pusat distribusi dari sejumlah pabrik yang Anda miliki. Dengan demikian, pengiriman produk ke konsumen pun menjadi lebih mudah dan efektif.


3. Untuk Memecah Volume Barang

Alasan selanjutnya adalah karena gudang bisa dijadikan sebagai tempat memecah volume barang ke jumlah tertentu (break bulk operation). Sebagai contoh, pelanggan hanya membutuhkan produk dalam jumlah kecil, sedangkan produksi pabrik sebesar 1.000 buah. Maka dari itu, pabrik bisa mengirimkan produk tersebut ke gudang untuk dipecah volumenya. Dari gudang tersebut kemudian baru dikirimkan ke pelanggan sesuai dengan pesanannya.


Jenis-Jenis Gudang Besar yang Perlu Anda Ketahui

Jenis-Jenis Gudang Besar yang Perlu Anda Ketahui

Ada banyak jenis gudang besar yang bisa Anda miliki sesuai dengan kebutuhan. Agar tidak salah pilih jenis gudang, berikut adalah jenis-jenis gudang besar yang perlu Anda ketahui yang dikutip dari Harmony.


1. Gudang Pribadi

Jenis gudang yang pertama adalah gudang pribadi. Gudang pribadi merupakan tempat penyimpanan barang yang dimiliki oleh reseller. Biasanya perusahaan retail sering memanfaatkan gudang jenis ini. Perusahaan akan menyimpan stok barang di pabrik pemasok sehingga nantinya bisa didistribusikan ke beberapa toko yang mereka kelola.


2. Gudang Umum

Gudang umum adalah gudang yang disewakan untuk publik secara bebas. Karena itu, isi dan kepemilikan gudang umum ini cukup variatif tergantung dengan penggunaannya. Biasanya yang menyewa gudang ini adalah perusahaan yang telah memiliki gudang tetapi sedang membutuhkan ruang tambahan karena keterbatasan kapasitas gudang yang dimiliki.


3. Gudang Climate Controlled

Jenis gudang yang satu ini adalah gudang yang ditujukan untuk produk dengan penanganan khusus, yaitu terkait dengan suhu di dalam gudang. Jenis gudang ini biasanya digunakan oleh perusahaan makanan atau minuman. Sebagai contoh, perusahaan es krim memerlukan gudang penyimpanan dengan suhu yang cukup dingin serta fasilitas lainnya yang berbeda dengan jenis gudang lainnya. Dalam manajemennya, gudang climate controlled ini perlu penanganan khusus supaya produk yang disimpan di dalamnya tidak mengalami kerusakan dan tetap layak untuk didistribusikan kepada konsumen.


4. Gudang Otomatis

Sesuai dengan namanya, jenis gudang yang satu ini beroperasi secara otomatis dengan teknologi komputer dan robot. Adanya perkembangan teknologi yang pesat membuat hal tersebut dapat direalisasikan. Saat ini, sudah ada beberapa gudang yang dilengkapi alat-alat berteknologi tinggi yang dapat beroperasi secara otomatis. Banyak yang sudah menggunakan conveyor belt untuk mengangkut barang sehingga mengurangi sumber daya manusia.


5. Gudang Pusat Distribusi

Jenis gudang satu ini sudah disinggung pada bahasan sebelumnya, yaitu bahwa gudang ini merupakan tempat penyimpanan sementara sebelum nantinya produk akan didistribusikan ke berbagai pemasok atau konsumen. Barang yang disimpan dalam gudang distribusi ini biasanya datang di pagi hari dan didistribusikan malam hari. Karena jam kerjanya cukup padat dan terbatas, maka fasilitas yang dimiliki juga disesuaikan dengan kebutuhan.


6. Gudang Penyimpanan Bahan Baku

Setelah melakukan proses produksi, biasanya ada bahan sisa yang perlu disimpan dalam suatu tempat, yaitu gudang penyimpanan bahan baku. Biasanya jenis gudang ini dimanfaatkan untuk menyimpan karet, biji besi, bahan baku material beton dan sebagainya.


7. Gudang Penyimpanan Barang Setengah Jadi

Barang setengah jadi yang dimaksud adalah barang-barang yang ada dalam proses manufaktur. Namun, biasanya biaya yang diperlukan untuk menyewa jenis gudang satu ini cukup mahal, karena memerlukan waktu serta tenaga yang optimal untuk melakukan pelabelan pada semua barang yang masuk.


8. Gudang Penyimpanan Bahan Hasil Produksi

Jenis gudang ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan untuk hasil barang produksi, atau untuk barang yang sudah siap untuk didistribusikan kepada pelanggan.


9. Gudang Sebagai Pusat Konsolidasi dan Transit

Gudang ini dijadikan tempat penerimaan barang dari berbagai asal, kemudian digabungkan untuk diteruskan pada konsumen atau dikirimkan untuk dilanjutkan proses produksi lainnya.


10. Gudang Sebagai Pusat Sortir

Perusahaan yang menggunakan gudang ini biasanya perusahaan yang bergerak di bidang jasa seperti pengiriman surat dan parsel. Dalam proses ini, biasanya barang akan dikumpulkan di gudang untuk disortir. Setelah dikumpulkan, barang akan disortir berdasarkan kode pos atau zona. Lalu barang yang telah disortir akan dikonsolidasikan dan dilakukan pendistribusian berdasarkan area tersebut. 



Kesimpulan

Demikian informasi mengenai jenis-jenis gudang besar yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan Anda. Penggunaan gudang ini sangat penting bagi Anda yang seorang pelaku usaha, karena selain membuat sistem operasional menjadi lebih terorganisir, gudang juga bisa memastikan barang yang akan dikirim ke konsumen dalam kondisi yang layak dan mencegah terjadinya kerusakan. 


Jika Anda tertarik dengan artikel seputar gudang, silakan kunjungi website kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Klik di sini!

2 tampilan

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


Commenting has been turned off.
Post: Blog2_Post
bottom of page